Halaman

Jumat, 03 Februari 2012

Kanker Prostat Ditemukan Pada Mumi Kuno

Penemuan kanker prostat di mumi Mesir berusia 2.200 tahun menunjukkan, faktor genetika mungkin berperan lebih besar dalam perkembangan penyakit ini ketimbang faktor lingkungan, kata peneliti.
Kelompok tim peneliti internasional mengidentifikasi kanker pada mumi Ptolemic, yang disimpan di Museum Arkeologi Nasional Lisbon, menggunakan teknik computerised tomography (CT) scan.

Mumi yang dikenal sebagai M1 itu berukuran sekitar 65 cm dan merupakan mumi pria dewasa yang hidup antara 285-30SM, dan berusia 51-60 tahun ketika ia meninggal, seperti yang dilansir olehuk.health.lifestyle.yahoo.

Gambar CT mengungkap adanya lingkaran kecil, bundar, luka mendalam pada tulang yang kebanyakan ditemukan pada panggul, tulang belakang dan di dekat tungkai. Ini semua merupakan indikasi dari kanker prostat.

"Luka pada tulang dianggap sangat mungkin merupakan bagian dari kanker prostat metastatik," tulis para peneliti dalam Jurnal Internasional Paleopathology.

Ini merupakan kasus kanker prostat tertua di Mesir dan merupakan kasus tertua kedua di dunia, kata para peneliti.

Gaya hidup dan lingkungan sering disebut sebagai faktor penentu dalam perkembangan berbagai jenis kanker.

Namun, Profesor Salima Ikram dari Universitas Amerika di Kairo mengatakan: "Kami mulai melihat penyebab kanker yang utama bukanlah faktor lingkungan, namun lebih banyak genetis.

"Kondisi di zaman kuno sangat berbeda; tidak ada polutan atau makanan yang direkayasa. Ini membuat kami yakin bahwa penyakit ini tak selalu dikaitkan dengan faktor industri."

Prof Ikram mengatakan, lebih banyak orang meninggal karena kanker saat ini karena mereka memiliki rentang hidup lebih lama. "Harapan hidup masyarakat Mesir kuno berkisar 30 sampai 40 tahun, ini berarti bahwa mereka yang menderita penyakit tersebut barangkali karena alasan lain dari perkembangannya.”

Ia menambahkan: "Temuan semacam ini membawa kita satu langkah lebih dekat untuk menemukan penyebab kanker, dan, pada akhirnya, mencari obat dari penyakit yang telah lama mengepung manusia." 

Deteksi awal kanker prostat di dunia berasal dari kerangka berusia 2.700 tahun milik seorang raja Scythian di Rusia, para ilmuwan menduga bahwa kanker cukup lazim di masa lalu, meskipun kasus yang tercatat cukup langka.
A Little of My Life Story


Ini adalah KELUARGA saya selama di SMA Taruna Nusantara.Mengenal mereka membawa arti tersendiri bagi diri saya.Canda,tawa,gurauan,bahkan isakan tangis pun mewarnai kisah kami.Kami selalu berjanji akan menjaga satu sama lain.Tak peduli betapa kuatnya halangan itu menghadang,kami tetap akan selalu bersama.Karena kami sudah menjadi kesatuan yang utuh di lubuk yang terdalam.


Kami satu jiwa,satu nafas,dan satu hati.Kadang ego menguasai diri,tapi kami selalu menghadirkan kelembutan untuk mengusir ego itu.Walau kadang kami susah untuk mengungkapkan ketulusan dan kasih sayang ini tapi kami sudah mengetahui bahkan tanpa harus dilisankan.Kami merasakan kehangatan itu.Love you all guys :)


Sosok yang selalu menjadi kenangan manis dalam kehidupan ku,
yang berbagi segala hal dalam kehidupan ini.The colour of my life ...






Inilah THE POWER OF MY LIFE.Berisikan sosok yang hebat.MAMA yang selalu tulus dan penuh kasih sayang,bahkan itu tak akan pernah sirna.Cahayanya selalu hadir menemani setiap langkahku.PAPA dengan keteguhan hatinya dan membanting tulang demi kehidupan anak dan istrinya,demi kesejahteraan orang-orang yang sangat ia cintai,ia rela melakukan apapun bahkan nyawa sekalipun ia pertaruhkan.MY BROTHER mengisi kekosongan hati,mengajarkan ku bagaimana untuk menjadi dewasa,dan menyemangati langkahku untuk mencapai cita-cita ku.I ALWAYS LOVE MY FAMILY.

 
 Ms.sleep :D
The second of my soul.Ia dengan ketekunan sepenuh hati menjalani hari-hari bersama ku.Menerima ku apa adanya.Selalu ada untukku apapun yang terjadi dan selalu melukiskan senyuman indah di wajah ini. Senantiasa menciptakan cerita baru di buku kehidupan ini dengan nuansa yang berbeda dan tak akan pernah bosan untuk selalu ku baca.Bahkan apabila aku sanggup untuk memutar kembali waktu akan kuulang kembali...

ini lah sepenggal kisah hidupku... untuk saat ini hanya sedikit yang dapat saya ceritakan ... :D                             

Ingin Langsing? Ikuti Diet Sehat Ini

Menjadi langsing merupakan impian semua wanita. Banyak wanita yang rela menahan lapar dan berolahraga demi mendapatkan berat tubuh ideal.

Diet yang baik bukanlah dengan cara berpuasa tetapi juga pengaturan makanan. Makanlah secukupnya dan atur asupan kalori dengan bijaksana.

1. Makanlah banyak makanan berserat tinggi, seperti buah-buahan, sayuran, kacang dan biji-bijian. Makanan ini dianggap bagi karena banyak nutrisi dan rendah lemak. Sebaiknya dikonsumsi sebanyak 20-30 gram setiap hari untuk memperlambat penyerapan karbohidrat, sehingga mengurangi dampak pada insulin dan gula darah. Makanan ini juga kaya akan vitamin penting, mineral dan phytochemical.

2. Pastikan juga Anda mengkonsumsi buah dan sayur berwarna hijau, oranye dan kuning, seperti brokoli, wortel, blewah dan jeruk. Antioksidan dan nutrisi penting lainnya dalam makanan ini membantu tubuh mencegah pertumbuhan sel-sel kanker tertentu dan penyakit lainnya.

3. Batasi pengkonsumsian makanan manis, seperti produk gandum olahan dan makanan ringan yang asin. 

4. Kurangi asupan lemak hewan yang kaya akan lemak jenuh. Lemak ini memicu naiknya tingkat kolesterol dan memicu timbulnya penyakit. Pilihlah daging tanpa lemak, daging unggas tanpa kulit dan produk susu tanpa lemak atau rendah lemak. Selain itu, kurangi pengkonsumsian makanan yang mengandung lemak trans, seperti junk food dan makanan olahan yang dijual di supermarket.

5. Konsumsi lebih banyak ikan dan kacang-kacangan yang mengandung lemak tak jenuh. Jika ingin memasak, masaklah menggunakan minyak zaitun dan minyak kanola sebagai pengganti mentega dan butter.

6. Jangan makan berlebihan, khususnya makanan tinggi kalori. Dalam beberapa tahun terakhir, porsi penyajian makanan di restauran mengalami kenaikan. Jadi, berbagilah makanan dengan teman agar terhindar dari makan berlebihan.

7. Konsumsilah kolesterol dibawah 300 mg per hari. Kolesterol banyak terdapat dalam produk hewani, seperti daging sapi, unggas, susu dan kuning telur.

8. Penuhi kebutuhan kalsium tubuh Anda dengan cukup, karena sangat dibutuhkan oleh tulang dan gigi. Kalsium dapat diperoleh dari bahan makanan rendah lemak seperti susu skim atau yogurt rendah lemak. Jika Anda tidak cukup mendapatkan kalsium dari makanan, Anda bisa meminum suplemen kalsium.

9. Tetapkan berapa berat badan yang Anda inginkan dan pertahankan berat badan tersebut agar jangan sampai naik. Kalori yang Anda konsumsi harus seimbang atau sama dengan kalori yang dibakar. Oleh karena itu, Anda harus berolahraga atau melakukan aktivitas fisik lainnya agar berat badan Anda tidak naik.

10. Jangan minum minuman beralkohol secara berlebihan. Minumlah satu takaran per hari bagi wanita dan dua takaran untuk pria. Satu takaran adalah sama dengan 354 ml untuk bir, 118 ml untuk anggur, atau 44 ml untuk minuman yang mengandung alkohol lebih tinggi (lebih dari 40%) seperti rum, wiski atau Vodka. Mengkonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan dan juga dapat menambah jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh Anda tanpa ada kandungan nutrisi sama sekali. 

Wanita Terkecil di Dunia Jadi Politisi India

Tingginya hanya 62,8 sentimeter. Bobotnya tak sampai lima kilogram


Jyoti usai dinobatkan sebagai wanita terkecil di dunia (REUTERS/ Stringer)

VIVAnews - Jyoti Amge, wanita asal Ngapur, India, kembali membuat cerita. Setelah Guinness World Records menobatkannya sebagai wanita terkecil di dunia, wanita setinggi 62,8 sentimeter itu terjun ke kancah politik.

Jyoti membuktikan bahwa kekurangan fisiknya bukanlah penghalang untuk berkarier di ring politik. Wanita 18 tahun ini telah memulai kampanyenya untuk partai politik Maharashtra Navnirman Sena (MNS), dalam pemilu lokal di Mumbai.

Berbalut rok dan jaket berwarna ungu, wajahnya terlihat berseri-seri ketika tubuhnya diangkat diantara kerumunan orang. Wanita yang juga bercita-cita meluncurkan film Bollywood ini menjadi sosok politikus terkecil di dunia, seperti dilansir laman mirror.co.uk.

Mengidap sindroma achondroplasia dwarfisme, pertumbuhan tubuhnya terhenti setelah ulang tahun pertamanya. Kelainan tersebut membuatnya menderita tulang rapuh dan cenderung membutuhkan perawatan intensif selama sisa hidupnya. Bobot tubuhnya pun hanya 4,9 kilogram.

Jyoti dinobatkan sebagai wanita terkecil di dunia tepat di hari ulang tahunnya ke-18, akhir tahun lalu. "Selama bertahun-tahun, saya punya ambisi dan impian untuk diakui sebagai wanita terkecil di dunia," katanya. 
Kebiasaan memakai sepatu high heels memang acapkali dianggap tidak menyehatkan. Meskipun demikian, para wanita tetap nekat memakainya demi meningkatkan rasa percaya diri.
Namun, sebaiknya kini Anda perlu berpikir seribu kali jika ingin memakai high heels. Penelitian terbaru menunjukkan memakai sepatu berhak tinggi bisa mempengaruhi cara jalan penggunanya, bahkan saat mereka tidak mengenakannya.
Temuan ini didasarkan pada hasil penelitian yang dilakukan peneliti dari Griffith University di Queensland, Australia. Peneliti merekrut beberapa wanita muda dan membaginya menjadi dua kelompok.
Yang pertama adalah para wanita yang terbiasa memakai sepatu high heels dengan hak 5 cm atau lebih selama 40 jam dalam seminggu dalam dua tahun. Sementara kelompok kedua adalah para wanita yang selalu memakai flat shoes. Peneliti kemudian meminta semua partisipan untuk berjalan tanpa high heels guna menilai apakah telah terjadi perubahan cara mereka berjalan.
Para peneliti juga meminta semua partisipan berjalan disebuah runway bersensor sepanjang 26 kaki atau sekitar 7-8 meter untuk mengetahui tekanan masing-masing kaki di lantai beserta gerakan sendi dan otot.
Peneliti menemukan para wanita yang terbiasa memakai sepatu high heels memiliki cara jalan yang berbeda, bahkan saat mereka berjalan tanpa alas kaki dan saat mereka beralih menggunakan flat shoes.
"Wanita yang terbiasa memakai high heels pada sebagian besar aktivitasnya, maka posisi kaki dan tumit pada saat memakai high heels akan menjadi standar baru bagi bagi sendi dan struktur dalam kaki," ungkap peneliti Neil J Cronin seperti dilansir melalui Topnews, Rabu (1/2).
Temuan yang dipublikasikan dalam Journal of Applied Physiology bulan ini juga menunjukkan wanita yang terbiasa memakai high heels dilaporkan mengambil langkah lebih pendek dalam berjalan atau berlari.
Setelah diteliti, otot kaki wanita yang terbiasa memakai high heels ternyata mengalami perubahan, menjadi lebih tipis dan tegang. Akibatnya, kemampuan untuk berjalan dan berlari dengan cepat pun menjadi berkurang.
Bahkan Dr Cronin juga menambahkan pemakai high heels lebih mungkin menderita kelelahan otot dan cedera regangan. Maka sebaiknya berilah waktu waktu pada kaki untuk beristirahat dari ketegangan yang diakibatkan saat memakai high heels.

Kamis, 02 Februari 2012

My Self

Hai guys ... :)
ini adalah postingan pertama dan saya harap all of you enjoyed my blog
Perkenalkan nama saya ENDA,lengkapnya BELINDA AB
hmmm ... bukan siapa-siapa tapi bercita-cita untuk jadi orang yang luar biasa
akan berbagi apapun yang bermanfaat and learn from my mistake ...
dan kalian semua bisa berbagi juga dengan saya sehingga saling menambah wawasan ...
okeeeyyy segini dulu aj ... untuk selanjutny let them flow on :D